Posted in Campur-campur, My Life

Menghilang

Menghilang adalah sikap pengecut, pecundang, bukan sikap pemberani, atau apalah. Tapi gue sering banget nglakuin itu. Ya memang gue pengecut sih.

Adakalanya gue nggak mau ngomong atau ngejelasin apapun ke orang lain. I need some spaces. I really need it. Sayangnya nggak semua orang mau mengerti. Mereka nggak sabar kenapa gue begini begitu. Mereka penasaran kenapa gue keluar dari group, menyendiri, dan nggak mau menjawab pertanyaan di WA.

Contohnya, pas gue resign. Ada aja yang kepo kenapa. Kenapa nggak bersyukur dengan pekerjaan? Kenapa memilih jadi pengangguran? Bahkan ada yang sampai nganterin pulang dan ingin interograsi kenapa. Semacam itu lah.

Di sini gue pengen cerita kalau gue nggak bisa cerita semua hal tentang hidup gue. Lagian gue juga bukan public figure atau orang terkenal yang perlu untuk menggelar konferensi pers atas hal-hal yang terjadi. Gimana pun, gue menghargai orang-orang yang pengen tahu kenapa. Gue tahu mereka perhatian, peduli, atau khawatir dengan hidup gue. Mereka sayang sama gue. Cuma, gue nggak bisa cerita semua hal atau apa-apa yang gue alami.

Pada suatu malam, sehabis pulang kerja, 3 orang rekan kerja ngajak gue ngopi dan ngobrol di warung terdekat. Tentu mereka mau nginterograsi beberapa keputusan yang gue ambil. Mereka adalah para sesepuh, orang yang gue hormati, dan bisa gue percaya. Jadi, waktu itu gue dengan jujur dan terbuka menjawab pertanyaan mereka. Gue pun percaya mereka bisa ngasih semangat, nasehat, dan menghargai keputusan gue. Dan gue pun merasa lebih bahagia dan nyaman setelah curhat sama mereka.

Jadi, adakalanya gue pengen ngomong, di saat-saat tertentu dan pada orang-orang tertentu. Nggak selamanya gue menghilang, diam, menyendiri, dan susah dimengerti. Tapi memang nggak semua orang perlu tahu hidup dan pilihan gue. Bukannya gue nggak percaya sama teman-teman gue, tapi gue juga butuh kenyamanan.

Advertisements
Posted in Campur-campur

Catatan 24 Desember

Hari ini agak sedih. Nggak tahu kemana harus menyimpan pilu.

Semoga Allah selalu memberi kekuatan dan kasih sayang. Hanya kepada Dia, mengharap bantuan. La haula wala quata illa billah.